Inilah 5 Kekurangan Honda BR-V yang Konsumen Wajib Ketahui

Honda BR-V merupakan salah satu mobil di segmen Crossover MPV yang jadi andalan dari produsen Jepang, Honda. Dimana mobil ini adalah salah satu pilihan terbaik bagi anda yang menginginkan daya tampung yang lebih banyak, namun memiliki desain yang gagah dan juga sporty.

Honda BR-VMobil ini dirilis untuk pertama kalinya oleh Honda pada tahun 2015 yang lalu. Dimana sejumlah keunggulan pun ditawarkan yang membuat para konsumen tertarik untuk membeli mobil yang satu ini. Meski memang keunggulannya memang sangat menarik, tapi tak ada salahnya kita mengulik lagi hal yang menjadi kekurangan dari mobil yang satu ini.

Hal ini pastinya untuk nantinya anda tidak menyesal ketika sudah membeli mobil ini. Namun, anda juga harus sadar bahwa dibanding dengan para kompetitornya, memang Honda BR-V ini adalahs alahs atu yang menarik dan paling laris di Indonesia.

Namun, apa saja kekurangannya? Berikut ulasannya :

Desain yang Tak Kunjung Dapat Penyegaran

Honda BR-V sendiri seperti anak tiri di kebanyakan produk mobil Honda. Pasalnya, sejak 2015 yang merupakan tahun awal dirilisnya mobil ini, tak ada perubahan yang dilakukan oleh Honda pada desain mobilnya. Padahal pada segmentasi crossover MPV ini sendiri sedang banyak kompetitor yang hadir, sebut saja seperti Suzuki XL7 dan juga Mitsubishi Xpander Cross.

Membicarakan desain dari Honda BR-V sendiri memang tak berbeda jauh dengan Honda Mobilio. Hanya saja perbendaan akan tampak pada penggunaan materialnya saja. Kemudian ada tambahan iftur start/stop engine button. Kemudian pada jok digunakan bahan kulit dan adanya head unit yang tentuya lebih canggih. Akan tetapi, konsumen yang ingin punya BR-V namun budget minim bisa memilih mobilio sebagai mobil yang tepat. Di sektor mesin, BR-V juga punya tenaga 2 dk lebih besar dengan maksimalnya adalah 118 dk.

Design Kabin Tak Istemewa

BR-V adalah mobil yang memiliki desain kabin yang terbilang biasa saja. Pasalnya pihak pabrikan hanya menambah sedikit kosmetik seperti adanya sentuhan trim dan aksen-aksen saja. Dimana desain interiornya didominasi oleh warna hitam berpadu dengan warna merah.

Membandingkannya dengan saudaranya dengan range harga lebih murah seperti Brio dan juga Mobilio apabila diperhatikan memang tak jauh berbeda. Namun bisa jadi simpel dan minimalis adalah konsepnya. Akan tetapi hal ini membuat mobil Honda BR-V terkesan jadi mobil low MPV apabila dibandingkan dengan kompetitornya yang memiliki desain yang lumayan baik.

Minim Penerangan dalam Kabin

Penerangan dalam kabin juga salah satu kelemahan dari Honda BR-V yang terkesan sangat minim. Pada tuas transmisi saja, tak ada penerangan layaknya Mobilio. Kemudian juga pada audio steering switch pun tak dilengkapi pencahayaan. Hal ini menyebabkan sulitnya kitya dalam menentukan posisi dan harus melihatb secara langsung . Meski memang transmisi sebenarnya masih bisa dilihat pada cluster instrumen namun tentunya jika dilengkapi pencahayaan akan jauh lebih baik.

Transmisi CVT Kurang Responsif

Banyak konsumen memberikan keluhan seputar putaran bahwa mesin Honda BR-V yang terkesan lemot apalagi ketika jenis yang digunakan adalah transmisi CVT atau matik. Dimana para konsumen mengklaim bahwa tenaganya akan kurang ketika menjalani jalanan perbukitan.

Padahal jika melihat mesin yang digunakan tenaga yang dihasilkan harusnya lebih besar. Dimana tenaga yang dihasilkan maksimal adalah 118 dk dengan torsi 145 Nm. Mesin 1.5L i-VTEC GHindaBR-V sepertinya lebih kepada hematnya bahan bakar.

Harga Jual Merosot

Salah satu hal yang memang tidak selalu pasti adalah harga jual dari Honda BR-V yang memang merosot tajam. Dimana dari sejumlah situs jual beli mobil bekas, Honda BR-V bekas dijual dengan rentang harga Rp. 160 juta hingga Rp. 190 juta  untuk tahun keluaran antara 2016-2019.

 

  • Leave a Comment